Astagfirullah...astagfirullah...astagfirullah
Sungguhpun semuanya terungkap atas kejujuran hatiku,tak kusangka ia mengakhiri semua(ingin),meninggalkan diriku untuk merengkuh kembali masa lalunya.Siapa yang bisa tetap tersenyum seolah tegar?padahal puing-puing hati itu telah luluh?siapa yang mampu?.Maka hancurlah sudah semuanya,hilang
Andai tak pernah mengenal akupun tak akan seperti ini,karna sempat ku agungkan cinta ini manakala tak kudapati ia tak jua mendekat pada takdir cintaku.Namun waktu telah mengantarkan untaian kisah itu dan terbuka sudah apa-apa yang kurasakan dalam indahnya cinta yang pernah sendiri,bersamanya.Sekalipun dalam perjalanannya sungguh teryakini bahwa tlah kuputuskan untuk menjadikan ini yang pertama dan terakhir,untuk mengikatnya.Gayungpun bersambut padanya.Dan kuamini
Namun kau manusia biasa,tak ubahnya memiliki keinginan untuk memiliki yang lain(yang sungguh tak mampu kutebak),memetik rumput hijau yang pernah terlewatkan.Dan akhirannya,pilu tinggalah pilu,tangis tinggalah tangis,sepi seolah tiada pandangan karena kedustaan dalam semu.
Kini tiggalah goresan luka yang terukir dalam tiap sapa,senyum dan kisah yang terlontar dari tiap pendoa yang menyayangkan hilangnya dirimu.Nikmatilah untukku,semoga jiwa mampu menahan,semoga hati mampu tersenyum,semoga.............................entahlah ahi
frm:ahi worldfile
Sabtu, 02 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar